Terancam Ditangkap, Pemimpin Oposisi Venezuela tetap Umumkan Rencana Kembali ke Negaranya



SALINAS – Pemimpin Oposisi Venezuela, Juan Guaido pada Sabtu mengatakan bahwa dia akan segera kembali ke negaranya setelah menyelesaikan kunjungan ke Ekuador dan menyerukan digelarnya demonstrasi terhadap Presiden Nicolas Maduro. Pernyataan Guaido yang telah dilarang kembali ke Venezuela oleh pemerintahan Maduro saat pergi keluar negeri, membuat beberapa pihak khawatir akan langkah yang diambil Caracas menyikapi rencana kepulangannya.

Guaido telah menghabiskan beberapa hari terakhir dengan melakukan tur ke negara-negara Amerika Latin untuk mengumpulkan dukungan bagi kampanyenya untuk membentuk pemerintahan transisi dan melengser Maduro, yang ia kecam sebagai perampas kekuasaan tidak sah.

BACA JUGA: Pemimpin Oposisi Venezuela Nyatakan Akan Pulihkan Hubungan dengan Israel

Dia telah mengunjungi Brasil, Argentina dan Paraguay setelah pergi ke Kolombia pekan lalu untuk mengoordinasikan upaya pengiriman bantuan kemanusiaan ke negaranya.

“Adapun langkah selanjutnya untuk Venezuela, saya mengumumkan kepulangan saya dari Ekuador,” kata Guaido dari Salinas, kota di pinggir pantai Ekuador sebagaimana dilansir Reuters, Senin (4/3/2019).

Guaido tidak mengatakan kapan tepatnya atau bagaimana dia akan kembali ke Venezuela. Menurut jadwal kunjungan yang dirilis Pemerintah Ekuador, Guaido diperkirakan akan meninggalkan Ekuador pada pukul 9.30 pagi waktu setempat.

Kepulangan Guaido membuka kemungkinan bahwa pemerintah Venezuela akan mencoba menangkapnya. Mahkamah Agung telah memberlakukan larangan perjalanan kepadanya setelah pada 23 Januari Guaido mengaktifkan mengajukan konstitusi Venezuela untuk mencoba mengambilalih kepresidenan sementara Venezuela, yang sekarang diakui sebagai pemerintahan yang sah oleh sebagian besar negara Barat.

BACA JUGA: Diblokir, Berapa Banyak Bantuan Internasional yang Berhasil Masuk Venezuela?

Guaido mengatakan bahwa rakyat Venezuela harus kembali turun ke jalan-jalan pada Senin dan Selasa, meski Venezuela, seperti negara-negara Amerika Latin lainnya, sedang merayakan liburan Karnaval.

“Kita hanya memiliki sedikit hal untuk dirayakan dan banyak yang harus dilakukan,” katanya.

Guaido telah meminta para pendukung internasionalnya untuk memberlakukan tindakan yang lebih keras untuk menekan Maduro. Dia juga mengusulkan bahwa “semua opsi harus tetap terbuka” menyusul kegagalan pengiriman konvoi bantuan ke Venezuela.

(dka)


Source link

author

Author: 

Leave a Reply