Aksi Remaja Makan Tisu Bekas biar Viral, Awas Ini Bahayanya!



Selalu ada cara bagi seseorang untuk mencari sensasi. Mulai dari memakan sabun, hingga menyantap ikan asin dengan balok es pun mereka lakukan agar dirinya menjadi viral di jagat maya.

Terkadang hal ini memang terlihat miris. Pasalnya mereka rela melakukan hal-hal aneh yang tak biasa, bahkan cenderung berbahaya bagi kesehatan mereka sendiri. Seperti halnya yang dilakukan seorang remaja perempuan satu ini.

Dalam sebuah video singkat yang diunggah ke akun media sosial Instagram, terlihat seorang remaja putri yang mengenakan hijab berwarna hitam tengah membersihkan wajahnya menggunakan tisu. Sadar aksinya tengah disorot oleh kamera sahabatnya ia pun mulai melakukan aksi konyolnya.

Dengan sengaja ia mengunyah tisu yang digunakan untuk membersihkan mukanya. Sang anak terlihat sedikit aneh karena rasa yang tidak enak ketika mengunyah tisu bekas tersebut.

Namun karena aksinya sudah tertangkap kamera, ia pun terus melanjutkan aksinya hingga beberapa detik. Namun, mendekati akhir video, remaja tersebut tidak tak kunjung menelan tisue kotor yang ada di dalam mulutnya.

Ia pun akhirnya meminta temannya untuk menyudahi video tersebut dan langsung menutupi mulut menggunakan tangannya. Tentunya banyak netizen yang menyayangkan aksi yang dilakukan oleh remaja putri ini.

Pasalnya ia rela memakan tisu bekas membersihkan wajahnya sendiri yang telah mengandung banyak kuman dan bakteri, hanya demi popularitas semata.

“Kmarin sabun, skrng tisyu ynk d makan. Aneh” z manusia jman skrng,” tulis akun @neng.nabil.

“Kalau bakar tissunya baru makan itu baru keren dan itu tidak sakit,” tulis akun @petta_magic.

Sementara akun @aggchy_ menulis: “Sekalian neng tisu basah bekas lap keringat biar ada kuah2 gitu. Ashinn.”

Sebagaimana dilansir WebMD, Selasa (5/3/2019), tentunya mengonsumsi tisue memiliki sejumlah efek berbahaya bagi kesehatan tubuh. Sekalipun Anda tidak menelannya, namun hal tersebut tetap mengancam kesehatan Anda.

Berikut adalah dampak buruk bagi tubuh akibat mengonsumsi tisu.

1. Barang-barang tertentu, seperti pewarna, mungkin mengandung timbal atau zat beracun lainnya dan memakannya dapat menyebabkan keracunan, meningkatkan risiko komplikasi anak termasuk ketidakmampuan belajar dan kerusakan otak.

2. Mengonsumsi benda non-makanan dapat mengganggu pola makanan sehat, yang dapat menyebabkan kekurangan gizi.

3. Makan benda yang tidak bisa dicerna, seperti tisu bisa menyebabkan sembelit atau penyumbatan pada saluran pencernaan, termasuk usus dan usus. Juga, benda keras atau tajam (seperti penjepit kertas atau potongan logam) dapat menyebabkan robekan pada lapisan kerongkongan atau usus.

4. Bakteri atau parasit dari kotoran atau benda lain dapat menyebabkan infeksi serius. Beberapa infeksi dapat merusak ginjal atau hati. Kecacatan perkembangan yang ada bersama dapat membuat perawatan menjadi sulit.

(hel)

Source link

author

Author: 

Leave a Reply